Ulasan lengkap business process gudang stok

Tentunya yang saya maksud di sini bukanlah gudang dimana sekedar untuk menyimpan barang, semisal gudang kantor atau rumah.

business process gudangFungsinya memang sama, yaitu untuk menyimpan barang, tapi yang saya maksud kali ini adalah gudang yang digunakan untuk sebuah bisnis. Semisal di perusahaan penjualan eceran (retail), manufaktur dan lain sebagainya.

Biasanya gudang ini cukup besar, menyimpan barang dalam jumlah banyak sekali sehingga perlu dikelola dengan benar, untuk itu pastinya ada business process gudang.

Business process gudang stok

Di dalam bisnis, gudang lebih tepatnya adalah tempat untuk menyimpan barang stok. Business process gudang tentunya adalah bagaimana mengelola barang stok, yaitu keluar masuk barang stok, perhitungan dan penghitungan barang stok dan lain sebagainya.

business process gudangSaya berikan contoh, di sebuah perusahaan industri manufaktur, ada gudang bahan baku tempat menyimpan stok bahan baku yang akan diolah menjadi produk atau bahan jadi.

Setelah diolah menjadi produk atau bahan jadi, kembali masuk ke gudang bahan jadi sebelum nantinya dikirim ke pembeli (customer).

Inbound

Ini adalah business process gudang terkait dengan penerimaan stok, atau stok masuk. Hasil akhir dari business process ini adalah bertambahnya stok.

Apa saja rangkaian business process gudang yang berkaitan dengan inbound?

  1. Good receive (GR), proses pemeriksaan barang yang datang. Pemeriksaan umumnya mencakup kondisi fisik (quality) dan jumlah (quantity), apakah sesuai dengan pesanan. Jika tidak sesuai harus dilakukan proses pengembalian ke pengirim (retur).
  2. Sorting, proses pemilahan atau pengelompokan barang yang datang sesuai klasifikasi tertentu. Tujuannya agar proses Binning terlaksana secara efisien, sekali jalan untuk sejumlah barang.
  3. Binning/put away, proses menempatkan barang yang diterima ke lokasi yang telah ditentukan di dalam gudang (bin). Pada proses ini, barang sudah dianggap sebagai barang stok.

Outbound

Business process gudang yang ini adalah kebalikan dari inbound, karena ini adalah proses keluar barang stok. Hasil akhir dari business process ini adalah berkurangnya barang stok.

Rangkaian business process yang berkaitan dengan outbound umumnya lebih panjang dari inbound.

  1. Picking, proses pengambilan stok dari lokasi penyimpanan (bin).
  2. Packing, proses pengepakan atau pembungkusan stok untuk pengiriman.
  3. Invoicing, proses pembuatan invoice (tagihan) untuk customer atas barang stok yang akan dikirim. Pada proses ini, normalnya barang stok sudah berkurang.
  4. Delivery / dispatch, proses pengiriman  barang stok, keluar dari gudang menuju pelanggan (customer).

Proses pengelolaan dan pendukung

Selain proses inbound dan outbound yang saya jelaskan di atas, ada lagi 2 business process gudang yang dikategorikan sebagai proses pendukung.

  1. Pengelolaan dan optimisasi lokasi (location organization and optimization). Lokasi di sini artinya lokasi penempatan barang stok yang biasa disebut bin. Penempatan barang stok tidak bisa asal meletakkan, ada manajemennya agar operasionalnya efisien.
  2. Penghitungan stok (inventory counting), proses  perhitungan barang stok untuk menyamakan jumlah antara aktual dan pencatatan (atau sistem). Penghitungan ini umumnya ada perpetual counting (harian) dan stock opname (tahunan).

Demikian ulasan saya mengenai business process gudang, yang lebih tepatnya ini adalah ulasan high level business process atau proses bisnis di tingkat tertinggi yang belum menjelaskan proses yang lebih rinci.